Rabu, 25 Januari 2012
untuk Paksi Patra Bumi
Minggu, 15 Januari 2012
TUGAS UAS TEKNOLOGI INFORMASI
Tablet, gadget ramah lingkungan
Ya, komputer tablet menjadi salah satu jalan keluar yang praktis dan tentunya ramah lingkungan ketimbang memakai kertas dalam jumlah besar. Sebuah pengadilan di Norwich, Inggris, mulai menerapkan sebuah proyek uji coba.
Setiap hakim, juri, dan pengacara, yang berperkara di pengadilan tersebut dilengkapi dengan sebuah komputer tablet untuk mengurangi pemakaian kertas dan menekan biaya persidangan, misalnya untuk menggandakan berkas, mencetak, dan sebagainya.
Para pihak yang berperkara di suatu sidang dapat mengakses dokumen atau berkas perkara tersebut secara digital. Crown Prosecution Service di pengadilan Norwich mengakui memang proyek ini lumayan memakan biaya besar.
Namun, penghematan yang bisa dilakukan setelah penerapan penggunaan komputer tablet itu nantinya mencapai 50 juta poundsterling. Dengan penghematan sebesar itu, artinya anggaran negara untuk biaya penggunaan kertas bisa dipangkas sebesar 25 persen dalam empat tahun ke depan.
Sementara ini, pengadilan tersebut belum memutuskan tablet apa yang akan mereka gunakan. Apakah itu iPad atau tablet Android atau yang lainnya. Rencananya, proyek penggunaan tablet ini mulai diterapkan pada pertengahan Desember 2011.
"Ini adalah upaya kami menuju sistem pengadilan yang lebih sederhana dan transparan," tulis pengadilan Norwich dalam keterangan resminya, seperti dikutip Telegraph, Senin, 5 Desember 2011.
Selain praktis, penggunaan komputer tablet juga lebih ramah lingkungan dan mengurangi beban anggaran untuk membeli kertas yang notabene berasal dari kayu.
Sabtu, 14 Januari 2012
BEM FT KM UNDIP 2011, sebuah organisasi dan keluarga yang mengajarkan banyak hal
Minggu, 09 Oktober 2011
Bismillah, dan sekarang aku yakin!
Allah SWT berfirman, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak perempuanmu, dan istri orang-orang mukmin : Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal dan oleh karenanya mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Al-Ahzab : 59)
Alhamdulillah akhinya hati ini tergerak juga. Yak karena sekarang gw sedang belajar untuk mengenakan jilbab. Posting ini dibuat bukan untuk sombong a
tau pamrih tapi hanya untuk berbagi cerita siapa tau para wanita wanita muslim yang membaca ini ikut tergerak untuk belajar menutup auratnya.
Sebenernya udah dari lama banget orang-orang disekitaar gw terutama keluarga menyuruh gw untuk mengenakan jilbab tapi ya banyak banget alesan yang menghalangi (godaan setan). Awalnya gw udah niat nih abis lebaran kemarin gw akan mulai pake jilbab, ternyata sehari setelah lebaranpun gw masih berkata ‘nanti’.
Sampai akhirnya suatu hari gw ikut pelatihan motivasi selama 2 hari disitu semuanya bener-bener diperjelas seberapa banyak dosa yang telah kita (manusia) perbuat, bagaimana Allah begitu baik tapi kita selalu lalai. Apalagi gw nginget2 semua dosa, padahal hidup ini buat apa coba kalo bukan kembali ke Allah. Hidup ini seharusnya mengabdi kepada Allah. Semua kecantikan,kepintaran, kekayaan ga bakal berarti kl kita udah meninggal, padahal kita gatau kapan kita meninggal bisa besok,lusa, atau bahkan 1 detik lg. Terus ada satu simulasi yang ngena banget. Ketika ditanya “apa yang kamu mau” secara terus menerus, mungkin di awal kita akan jawab “saya ingin membahagiakan orangtua, saya ingin sukses, saya ingin disayang orang-orang” tapi sampai berpuluh2 kali itu ditanya kita bakal kehabisan jawaban karena kita sebenernya gatau apa yang kita mau. Dan jawabannya adalah menginginkan Allah, 1 jawaban yang akan menjawab semua pertanyaan. Mungkin kl ditulis disini keliatan biasa2 aja tp coba tanyain dalam diri sendiri deh, pasti ujung2nya kita bakalan bingung.
Setelah semua rangkaian dr acara tersebut berakhir dan I've got that moment ! gw merasa harus ada yang diubah dari kehidupan gw biar lebih dekat sm Allah. Dan itu bisa dimulai dari hal sederhana yaitu belajar menutup aurat perlahan-lahan. Tanpa disadari itu membawa banyak berkah. Respon dari orang2 sekitar sangat baik bahkan gw sampe diminta untuk menceritakan tentang pengalaman kenpa bisa pake jilbab ini dalam suatu kajian yang akhirnya gw nangis waktu nyeritainnya. Semoga air mata gw membawa berkah bagi mereka yang mendengarkan dan tergerak hatinya untuk menyusul mengenakan jilbab. Amiin. Gw juga ngerasa lbih telindungi ketika mengenakan jilbab bahkan sangat sangat terlindungi. Dengan memakai jilbab juga gw jadi ngerasa gw harus meningkatkan ibadah dan menjaga jangan sampe citra wanita-wanita berjilbab tercoreng karena sifat gw.
Disini gw bukan ingin menggurui atau bilang gw ini paling benar tapi hanya menuliskan pengalaman yang semoga aja bisa jadi motivasi buat para perempuan-perempuan yang membacanya. Karena sekarangpun gw lagi belajar untuk mengenakan jilbab yang seharusnya J
Allah SWT Berfirman :
“Dan Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman : Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa Nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumur (jilbab) ke dadanya.”
(QS An-Nur: 30-31)
Rasulullah berkata pada Asma, “Hai Asma, sesungguhnya jika seorang wanita sudah mencapai usia haid (akil baligh) maka tak ada yang layak terlihat kecuali ini, sambil beliau menunjuk wajah dan telapak tangan, “ (HR Abu Daud dan Baihaqi)



